Senin, 26 November 2012

Dia Itu Aku

Mungkin Dia terlalu mulia, sampai Dia tidak peduli dgn luka yg Kamu berikan untuknya..

Selama kemarin2..
DIA selalu menangis saat Kamu melukainya di saat yg tak terduga secara tiba2.. Bukan Dia cengeng dan sok2an manja di depanmu, tapi itulah batas kemampuannya..

DIA selalu sedih saat Kamu bersikap cuek tak peduli padanya lagi.. Bukan Dia kekanak2an, tapi batinnya sering merasa di anak tirikan..

DIA selalu kecewa saat Kamu berlaku kasar dan bersikap angkuh padanya.. Bukan dia tak mampu mengkasarimu, tapi memang pribadinya yg sudah menyatu dgn hatinya untuk jangan mengkasari dan merendahkanmu..

DIA selalu merasa asing untukmu saat Kamu tak mengabarinya.. Buka  Dia kepo, tapi dia sudah terbiasa melalui hari2nya denganmu..

DIA.. Yang terus saja menunggumu, yg selalu gelisah di setiap harinya hanya untuk menunggu kabar darimu..

DIA.. Yg terus memegang janjimu walau Janji2 yg Kamu buat slalu Kamu ingkari.. Lagi, lagi, dan lagi..

DIA.. Yg membelamu saat semua orang berkata "Dia hanya mempermainkanmu, Dia tidak mungkin serius padamu, dan Dia pasti menyelongkuimu disana".. Ketika semua orang menghujat buruk tentangmu, Dia selalu menjawab "InsyaAllah, Dia akan jd halal dan akan jd yg terbaik untukku dan untulnya"..

DIA.. Wanitamu.. Yg akan trus menyemangatimu, ada slalu untukmu, saat Kamu sadar keadaan merusak hidupmu..

DIA.. Wanitamu.. Yg menghargaimu, mencintaimu, menyayangimu, dan akan memberikanmu keluarga ug utuh..

DIA.. Wanitamu.. Sadarilah itu.. Allah memberimu berjuta macam bahagia saat Kamu sadar untuk bisa meletakkan waktu berhargamu untuknya.. Dan saat Kamu sadar betapa berharganya Dia untuk tidak Kamu sia2kan..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar